SAHABAT :

Isnin, April 11, 2011

LARANGAN PEMAKAIAN BURKA : 61 ORANG DITAHAN POLIS


Polis Paris menangkap 61 orang--19 diantaranya perempuan--akhir minggu kelmarin, menjelang penguatkuasaan peraturan larangan memakai burka yang secara rasmi dikuatkuasa pada Isnin (11/4) di Perancis.

Juru cakap polis kota Paris, Nicolas Lerner mengatakan, mereka menangkap para penunjuk perasaan yang akan melakukan aksi protes di Place de la Nation, sebelah timur Paris, termasuk dua ulama berasal dari Britain dan Belgium yang datang ke Paris untuk menyertai protes tersebut.

Polis Paris sebelumnya sudah mengeluarkan perintah untuk melarang aksi protes terhadap larangan pemakaian burka. Lerner mengatakan, seruan untuk melakukan aksi protes yang disebarluaskan oleh sebuah pertubuhan Islam di Perancis itu, "jelas-jelas merupakan hasutan berbentuk kekerasan dan perkauman."

Kelompok Islam yang menyerukan aksi protes itu menamakan dirinya Unicite Tawhib. Lerner mengatakan, kelompok ini menyebarkan pernyataan melalui internet bahawa Islam akan mendominasi Prancis dan dunia. "Jadi larangan tunjuk perasaan, lebih karena kenyataan-kenyataan mereka," tegas Lerner.

Selain itu, kata pegawai polis itu, kelompok Yahudi dan beberapa kelompok masyarakat lainnya, juga merancang untuk menganjurkan protes balas, yang boleh mencetus ketegangan di Perancis.

Sebahagian penunjuk perasaan yang ditangkap, setelah diminta keterangan di balai polis, sudah dibebaskan. Kecuali enam orang penunjuk perasaan yang dicurigai berada di Prancis secara tidak sah, termasuk dua ulama muslim dari Britain dan Belgium.

Dua ulama itu adalah, Anjem Choudary dari Britain, yang juga ketua organisasi Islam4UK serta Fuad Belkacem dari Belgium, ketua Sharia4Belgium yang merupakan cawangan pergerakan dari Islam4UK.

Choudary akhirnya dihantar pulang ke Britain setelah ditangkap polis Perancis, dan Kementerian Luar Negeri Britain menyatakan bahawa Choudary dilarang masuk ke negara Perancis selama-lamanya.

Dengan penguat kuasaan larangan burka secara resmi di Perancis pada hari ini, Isnin (11/4), polis Perancis berkuasa menangkap mereka yang didapati memakai burka di tempat awam.

Polis Perancis menganggarkan kira-kira 2000 muslimah di negara itu yang mengenakan burka lengkap dengan cadurnya. (eramuslim)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan