SAHABAT :

Selasa, April 26, 2011

KADANG-KADANG RAJA YANG PERKASA JUGA MEMERLUKAN BANTUAN RAKYAT YANG MISKIN


Suatu hari, Raja Mahmud Ghaznawi yang perkasa yang merajai Kerajaan Ghaznawi pergi berburu, dia terpisah dari kumpulannya. Dia kemudian mendatangi asap yang berasal dari sebuah api kecil, di mana dia juga menemukan perempuan tua dengan belanganya.
Raja Mahmud berkata:
“Hari ini engkau mendapat tamu seorang raja, apa yang engkau masak di atas dapurmu?”
Perempuan tua itu menjawab, “Ini rebusan kacang buncis.”
Raja Mahmud bertanya, “Wahai perempuan tua, mahukah engkau memberiku sedikit?”
“Tidak,” jawab perempuan itu, “Kerana makanan ini hanya untukku. Kerajaanmu tidak berharga sebagaimana buncis-buncis ini. Engkau boleh saja menginginkan buncisku, tetapi aku tidak menginginkan apa pun yang engkau miliki. Buncis-buncisku bernilai seratus kali ganda daripada semua milikmu. Lihat musuh-musuhmu, yang berusaha mengambil alih milikmu. Aku bebas, dan memiliki kacang buncisku.”
Mahmud yang perkasa memandang pemilik kacang tersebut, memikirkan kekuasaannya yang dipersengketakan, dan menangis.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan